Agar Anak Tetap Sehat saat Kembali ke Sekolah
Oleh 10 August 2018

Agar Anak Tetap Sehat saat Kembali ke Sekolah

Hal penting untuk anda siapkan ketika kembali ke sekolah

Jangan biarkan anak sakit saat kembali ke sekolah. Berikut ini hal-hal yang penting untuk Anda siapkan ketika anak kembali ke sekolah.

Waktu liburan sebentar lagi selesai, dan itu artinya si Kecil harus kembali bersekolah.  Ada anak yang riang dan bersemangat menyambutnya, tapi tak sedikit juga yang merasa kesulitan untuk beradaptasi pada hari pertama sekolah. Untuk itu, ada banyak hal yang harus dipersiapkan saat anak kembali sekolah, baik secara fisik maupun mental.

Persiapan secara fisik meliputi mempersiapkan alat-alat belajar seperti tas, buku, alat tulis, seragam, dan sepatu untuk si Kecil. Persiapan mental meliputi keberanian anak, terutama anak yang baru masuk sekolah – misalnya baru masuk SD, SMP, atau SMA.

Peralihan dari aktivitas yang kosong selama liburan menjadi aktivitas yang padat selama masa sekolah juga membutuhkan adaptasi. Terkadang perubahan kondisi tersebut dapat menyebabkan anak sakit pada awal-awal masa sekolah.

Lalu, bagaimana cara menjaga daya tahan tubuh anak saat kembali ke sekolah? Berikut tips yang dapat Anda coba:

  1. Hidangkan lebih banyak sayur dan buah

Beberapa jenis buah dan sayur mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang penting untuk daya tahan tubuh anak. Contohnya wortel, jeruk, dan stroberi yang mengandung vitamin C dan karoten yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh.

Sayuran hijau serta buah-buahan lain juga membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dalam tubuh anak. Vitamin dan mineral memiliki peran penting dalam proses metabolisme. Selain memelihara daya tahan tubuh, makan buah dan sayuran yang cukup juga penting untuk menunjang pertumbuhan anak.

  1. Cukupi waktu tidur

Waktu tidur yang kurang dapat membuat tubuh lebih mudah terkena infeksi. Hal ini dikarenakan kurangnya jumlah jam tidur dapat menurunkan jumlah sel imun tertentu yang penting dalam menyerang berbagai kuman yang masuk ke dalam tubuh.

Pada anak, banyaknya aktivitas setelah mulai sekolah – atau aktivitas di luar jam sekolah seperti les dan mengerjakan pekerjaan rumah – kadang membuat anak kurang tidur. Anda harus memperhatikan hal ini juga. Jangan sampai aktivitas anak terlalu banyak hingga membuatnya jatuh sakit. Buatlah jam tidur yang konsisten untuk anak Anda agar jumlah tidurnya cukup, yaitu 6–8 jam sehari.

  1. Berolahraga bersama

Tidak hanya untuk orang dewasa, berolahraga juga bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh anak.

Pilih olahraga yang dapat dilakukan bersama sebagai anggota keluarga seperti bersepeda dan joging bersama pada akhir minggu. Selain menyehatkan, kegiatan tersebut juga dapat membentuk ikatan yang baik dalam keluarga. Anak juga dapat melakukan olahraga favorit bersama teman-temannya asalkan waktu untuk istirahat tetap terjaga.

  1. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan

Kuman ada di mana-mana dan daya tahan tubuh si Kecil belum sekuat orang dewasa sehingga ia lebih rentan sakit dibanding orang dewasa. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran kuman.

Ajarkan kepada anak untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan, sesudah ke toilet, dan sesudah bermain. Selain itu, sikat gigi teratur, memakai pakaian bersih, menjaga kebersihan rumah, serta kebersihan makanan dan alat makan juga penting untuk menghindari penyebaran kuman.

Jika ada salah satu anggota keluarga yang sedang sakit, misalnya batuk pilek, gunakan masker untuk mencegah penularan lewat udara. Hindari menggunakan sikat gigi dan handuk bersamaan dalam keluarga untuk menghindari penularan infeksi dari satu anak ke anak lainnya.

  1. Hindari asap rokok

Sudah terbukti anak yang mendapat paparan asap rokok akan lebih mudah mengalami infeksi paru dan saluran napas atas dibanding anak yang tidak. Untuk itu, jangan sampai ada anggota keluarga yang merokok di rumah. Hindari pula paparan asap rokok terhadap anak saat berada di luar rumah, misalnya dengan menggunakan masker saat berjalan menuju dan pulang sekolah.

Selain itu, Anda juga dapat memberikan suplemen khusus untuk membantu menjaga daya tahan tubuh si Kecil. Pastikan suplemen tersebut bebas dari gula, memiliki bahan aktif vitamin A, vitamin C, vitamin D3, vitamin E, dan zink. Jika bingung, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memilih suplemen yang aman untuk si Kecil.


Article & product discussion / comment