Mengapa Kita Mudah Sakit Saat Musim Dingin?
Oleh 02 June 2016

Mengapa Kita Mudah Sakit Saat Musim Dingin?

Pernah terpikir mengapa orang sangat mudah sakit saat musim dingin? Mel Hearse menemukan bahwa daya tahan tubuh kita bervariasi tingkatannya tergantung musim dan kita relatif lebih sehat saat musim panas.

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa musim dapat mempengaruhi aktivitas gen- aktivitas gen kita berbeda- beda, tergntung pada musimnya. Ada gen yang lebih aktif di musim dingin, ada pula yang aktif di musim panas. Perbedaan musim ini juga mempengaruhi fungsi daya tahan tubuh, komposisi darah serta lemak.

 

KETAHUI LEBIH JAUH: Dasar sistem kekebalan tubuh

 

Jadi, apa saja yang dipengaruhi? Kesehatan jantung, beberapa penyakit kronis, dan metabolism vitamin D adalah yang banyak dipengaruhi oleh perubahan musim.

Pada saat musim panas, tubuh juga lebih aktif memproduksi gen yang meredakan peradangan (peradangan merupakan respon tubuh terhadap infeksi) dibandingkan dengan musim dingin.

Karena peradangan berisiko tinggi mempengaruhi kondisi kesehatan, hal ini menjelaskan mengapa musim dingin dapat menjadi saat terendah kesehatan tubuh kita.

 

Bagaimana agar tetap sehat saat musim dingin?

Pengetahuan memegang peranan yang sangat penting, bila Anda terbekali dengan penambah daya tahan tubuh, maka kesehatan Anda dapat kembali prima.

Turunkan tingkat stress Anda dengan kegiatan relaksasi secara teratur, berlibur, dan segera menangani masalah sebelum menjadi besar. Cara lainnya adalah dengan menjaga pola makan berimbang melalui asupan makanan peningkat daya tahan tubuh.

Terdapat banyak bahan makanan, tumbuhan, dan rempah yang dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Kunyit, bawang putih, biji rami dan asam lemak omega3 memiliki efek anti peradangan yang baik dan mudah diperoleh dari makanan sehari- hari.

 

Tingkatkan Asupan : Makanan yang membantu menangkal flu saat musim dingin

 

Tidak tahu bagaimana cara mengolah bahan makanan tersebut? Sup, casseroles, dan smoothies adalah cara paling mudah dalam mengolah bahan- bahan tersebut. Atau cara lain adalah dengan mengkonsumsi suplemen (Bila khawatir akan aroma yang ditimbulkannya, Anda dapat mengkonsumsi suplemen bawang putih yang tida beraroma) juga tingkatkan asupan ikan yang berlemak, masak menggunakan minyak zaitun, dan tambahkan berbagai buah buahan segar serta sayur dan juga camilan kacang- kacangan serta biji- bijian.

Sebaliknya, ada beberapa makanan yang diketahui dpat meningkatkan reaksi peradangan, jadi sebaiknya hindari konsumsi bahan- bahan makanann ini terutama saat musim dingin. Makanan yang digoreng, makanan olahan, asin berlebihan dan tinggi gula adalah jenis makanan yang dapat eningkatkan reaksi peradangan tubuh. Ganti makanan cepat saji Anda dengan casserole yang sehat, sayuran dengan bola daging atau coba resep maroko yang bisa dilakukan menggunakan slow cooker sepanjang hari, dan siap untuk disantap sepulangnya Anda beraktivitas.

 

Makan malam : tim Quinoa, labu dan wortel

 

Bagaimana cara kita mengolah bahan makanan juga mempengaruhi kualitas makanan- advanced glycation end product (AGE) adalah racum yang dilepaskan saat makanan dipanaskan, dibakar, digoreng, atau melalui proses pasteurisasi. Tubuh kita berusaha memecah AGE ini dengan peranan sitokin, suatu mediator peradangan, jadi sebaiknya hindari mengolah makanan menggunakan panas yang tinggi.


Mengapa Kita Mudah Sakit Saat Musim Dingin? originally appeared on :
Article & product discussion / comment