Vitamin D untuk Kekebalan Tubuh
Oleh 21 September 2016

Vitamin D untuk Kekebalan Tubuh

Vitamin D telah dikenal akan perannya untuk kesehatan tulang, tetapi tahukah Anda bahwa vitamin D juga dapat membantu sistem imun? Naturopath Jodi van Dyk mempelajari beberapa riset terbaru mengenai vitamin D dan kekebalan tubuh.

Vitamin D Meningkatkan Respon Imun

Studi terbaru menunjukkan bahwa vitamin D terlibat dalam sistem imun bawaan. Sistem imun bawaan kita adalah pertahanan terdepan dan membantu menghentikan masuknya dan penyebaran patogen dalam tubuh. Banyak studi menunjukkan bahwa macrophages yang merupakan bagian dari sistem imun bawaan mengandung reseptor-reseptor yang merespon patogen. Pengaktifan reseptor-reseptor tersebut menjentikkan sakral untuk gen tertentu yang memprogram reseptor vitamin D dan mengonversikan vitamin D ke dalam bentuk aktifnya. Vitamin D yang diaktifkan kemudian mengembangkan gen lainnya untuk zat yang disebut sebagai cathelicidin yang meningkatkan penghancuran patogen.

Sederhananya, pengaktifan sistem pertahanan imun bawaan yang penting ini bergantung pada tingkat vitamin D dalam tubuh. Sebuah studi yang dimuat di tahun 2009 menemukan bahwa peserta yang memiliki tingkat serum vitamin D yang rendah cenderung mengalami infeksi sistem pernapasan atas.

Sumber Vitamin D

Tidak seperti vitmain lainnya, vitamin D pada pokoknya diproduksi oleh tubuh dengan bantuan sinar matahari. Kebanyakan orang tidak membutuhkan asupan vitamin D dari makanan jika mereka menghabiskan cukup waktu di bawah sinar matahari. Pertanyaanya adalah: seberapa banyak sinar matahari yang cukup dan seberapa banyak yang berlebihan?

Sebagai perbandingan, orang-orang di Australia sangatlah waspada terhadap bahaya yang dapat ditimbulkan oleh sinar matahari dan memastikan untuk melakukan slip-slop-slap (slip on a shirt, slop on the 30+ sunscreen, slap on a hat)  – terutama di musim panas. Meskipun demikian, semakin banyak orang yang kekurangan vitamin D. Studi yang dilakukan di Australia menemukan bahwa peningkatan angka tersebut adalah kekurangan yang disebabkan asupan diet yang buruk dan tidak cukup terpapar sinar matahari. Semakin banyak orang menghabiskan waktu di dalam ruangan, terutma anak-anak dan manula, dan melindungi diri dengan tabir surya atau pakaian.

Dari Mana Anda Bisa Mendapatkan Vitamin D?

Adalah penting untuk tetap waspada dalam mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup untuk mencapai tingkat vitamin D yang sesuai, tetapi tidak terlalu banyak sehingga mengakibatkan kerusakan kulit permanen. Berikut adalah beberapa panduan yang telah diajukan oleh Australian and New Zealand Bone and Mineral Society, Osteoporosis Australia, The Australasian College of Dermatologists dan Cancer Council of Australia.

  • Bagi sebaian orang, perlindungan dari matahari untuk mencegah kanker kulit dibutuhkan ketika indeks UV sedang atau tinggi, yaitu jika indeks UV adalah 3 atau lebih tinggi.
  • Sebagian orang memerlukan vitamin D yang cukup melalui paparan sinar matahari dalam aktivitas ruang terbuka harian yang menyingkapkan wajah, lengan dan tangan terhadap cahaya matahari selama beberapa menit di luar waktu puncak UV.
  • Pada musim dingin di Australia bagain selatan ketika sinar matahari tidak intens, dua hingga tiga jam paparan sinar matahari lebih dari seminggu dibutuhkan untuk menjaga tingkat vitamin D dalam tubuh.

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang tinggi akan vitamin D seperti berikut.

  • Ikan berlemak seperti ikan haring, salem, tuna dan sarden
  • Minyak hati ikan kod
  • Daging sapi
  • Hati
  • Mentega
  • Telur
  • Makanan yang diperkaya seperti margarin dan susu

Vitamin D untuk Kekebalan Tubuh originally appeared on :
Article & product discussion / comment