Lima Makanan untuk Kesehatan Jantung
Oleh 02 June 2016

Lima Makanan untuk Kesehatan Jantung

Mengonsumsi diet sehat adalah cara untuk menjaga kesehatan jantung dan membatasi risikonya. Pakar naturopathy Kellie Daley menyoroti lima makanan terbaik untuk memelihara jantung Anda.

Tahukah Anda bahwa sebagian besar penyakit kardiovaskular (CVD) disebabkan oleh faktor risiko yang sebenernya bisa dikendalikan, diobati dan dibatasi - seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas, merokok, kurangnya aktivitas fisik dan diabetes?

Menjaga makanan adalah salah satu cara yang dapat membantu mengendalikan faktor risiko penyakit kardiovaskular. Berikut adalah lima makanan terbaik untuk jantung Anda.

1. Blueberries

 

Blueberry dikenal sebagai sumber antioksidan. Anthocyanin dalam antioksidannya tidak hanya memberikan warna biru gelap pada buah ini, tetapi juga membantu memelihara kesehatan pembuluh darah. Buah berry kecil yang manis ini juga kaya akan kalium dan vitamin C. Hal tersebut membuatnya termasuk ke dalam jajaran makanan sehat pilihan para pakar naturopathy dan ahli gizi.

Tip: tambahkan segengggam blueberry ke dalam smoothie untuk menambah asupan antioksidan.

2. Oat

 

Oat tidak hanya menjadi primadona industri kecantikan tapi juga baik bagi jantung Anda. Oat merupakan sumber yang baik untuk rangkaian vitamin B termasuk folate - dan juga mengandung berbagai macam mineral seperti zat besi, mangan, tembaga, fosfor, dan seng. Bahkan oat sering disebut sebagai superfood!

Oat membantu memelihara tingkat kolesterol dengan kandungan seratnya yang mudah larut.

Tip: tidak hanya menjadi pilihan sarapan yang mengenyangkan, oat juga bisa menjadi bahan makanan yang menyenangkan untuk ditambahkan ke dalam kue muffin.

3. Bawang Putih

Orang-orang Mediterania menyukainya! Mereka mengonsumsinya dalam bentuk minyak, dimasak, maupun mentah. Khasiat dari umbi kecil ini sayangnya sangat diremehkan. Padahal bawang putih mengandung seng, selenium, vitamin A dan C, zat besi, mangan, dan vitamin B kompleks. Bawang putih juga baik untuk jantung serta dapat menjaga tekanan darah dan tingkat kolesterol

Tip: bawang putih merupakan tambahan sempurna untuk bumbu salad. Masukan bersama minyak zaitun, cuka atau perasan limun, dan sedikit rempah.

4. Tomat

Tomat Red Cherry, Roma, Tommy Toe, Tiny Tim maupun Teardrop baik untuk dimakan mentah, sebagai buah kalengan, dipanggang, dibakar, maupun dikeringkan. Bagaimanapun cara anda memakannya, tomat-tomat ini penuh kebaikan. Sebagai bahan makanan lain yang sering ditemukan di dalam diet a la Mediterania, tomat mengandung carotenoid lycopene. Lycopene mengandung antioksidan dan anti-peradangan untuk mendukung kesehatan jantung Anda.

Tip: buatlah roti sandwich yang dipanggang merata atau salad hijau dengan tomat segar, daun kemangi, dan keju fetta dengan sedikit minyak zaitun dan cuka balsamic. Atau ikutilah resep Tomato and Mustard Chutney dari Cook Republic.

5. Ikan Berminyak

Asam lemak omega-3 banyak ditemukan pada minyak dari ikan air dingin seperti tuna, sarden, dan salem. Jenis minyak lain yang mengandung omega-3 terdapat pada minyak linseed atau flaxseed.

Omega-3 memiliki peran untuk memelihara tekanan darah dan tingkat trigliserida. Anda disarankan untuk mengganti lemak jenuh dengan lemak monounsaturated atau polyunsaturated yang baik untuk menjaga kesehatan kardiovaskular

Tip: konsumsilah dua hingga tiga ikan berminyak dalam seminggu. Ukuran porsi ikan yang ideal adalah sekitar 150 gram atau kurang lebih sebesar tangan anda. Bantu juga dengan mengonsumsi suplemen minyak ikan dan makanan serta mnuman yang kaya akan omega-3 untuk memenuhi kebutuhan omega-3 Anda.

Apakah Itu “Lemak Baik” dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Jumlah lemak baik yang cukup seperti lemak monounsaturated dan polyunsaturated penting bagi kesehatan jantung. Lemak dalam makanan tidak hanya memberikan energi untuk tubuh, tapi juga memberikan asam lemak esensial dan vitamin yang dapat larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K). Kandungan tersebut memiliki berbagai macam fungsi dalam tubuh, misalnya membantu menjaga sistem imun, penglihatan malam dan mekanisme pembekuan darah yang efektif.

Lalu, apa perbedaan antara lemak monounsaturated dan polyunsaturated?

Lemak monounsaturated merupakan minyak dari tumbuhan seperti minyak zaitun, canola, avokad, dan kacang tanah. Tidak seperti lemak jenuh, lemak monounstaturated membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Sementara lemak polyunsaturated umumnya disebut sebagai asam lemak esensial (EFA) memiliki peranan penting dalam diet karena kandungan tersebut tidak dapat diproduksi dalam jumlah cukup oleh tubuh. Akan tetapi, lemak polyunsaturated tidak hanya mengandung omega-3 tapi juga jenis lainnya yang disebut omega-6.

Asam lemak omega-6 dapat ditemukan pada minyak sayur-sayuran seperti minyak bunga matahari menjaga sturktur sel dan membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Tip: gunakan selai yang terbuat dari minyak canola, bunga matahari atau minyak zaitun atau paduan produk susu sebagai pengganti mentega. Makanan dan minyak lainnya seperti avokad, hummus, dan minyak zaitun dapat digunakan juga sebagai alternatif dari selai dan margarin dua hingga tiga kali dalam seminggu.


Lima Makanan untuk Kesehatan Jantung originally appeared on :
Article & product discussion / comment