Mendengkur
Oleh 12 August 2016

Mendengkur

Satu dari lima orang mendengkur, dengan lebih banyak dialami oleh pria. Meskipun tidak berbahaya, mendengkur bisa jadi merupakan gejala dari masalah kesehatan tertentu, seperti apnea saat tidur.

Suara dengkuran bisa sangat kencang sehingga membangunkan penderita itu sendiri, menyebabkan tidur menjadi terganggu dan kelelahan di siang harinya. Mendengkur juga dapat menyebabkan insomia bagi orang yang tidur bersama penderita dan hal tersebut dapat menjadi sumber tekanan dalam hubungan. Apnea juga merupakan faktor risiko dari penyakit kardiovaskular, penderita cenderung memiliki tekana

Gejala Apnea

  • Bunyi dengkuran kencang yang berasal dari mulut atau hidung ketika tertidur
  • Pola napas yang tidak teratur
  • Pernapasan terhenti dalam periode waktu tertentu
  • Penderita cenderung terbangun terengah-engah menghirup udara berkali-kali meskipun kemudian tidak ingat mengalami hal tersebut
  • Penderita lebih mudah terserang penyakit kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi dan stroke

Penyebab

Bunyi dengkuran disebabkan oleh getaran pada jaringan di belakang tenggorokan (uvula dan tekak) ketika udara yang dihirup dan dikeluarkan bergerak melaluinya.

Pada apnea yang mengganggu, jalur udara terhalangi sementara dan napas terhenti, terengah-engah selama beberapa detik kemudian ketika tubuh melakukan upaya terpadu untuk mendapatkan oksigen yang cukup.

Faktor yang meningkatkan risiko mendengkur atau mengalami apnea adalah:

  • Tidur terlentang
  • Pria
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Mengidap kemampatan pernapasan akibat infeksi atau alergi (sinusitis, pilek, alergi serbuk bunga)
  • Berusia 30 hingga 65 tahun
  • Mengonsumsi obat tidur
  • Meminum alkohol, terutama sebelum tidur

Terapi alami

  • Jika Anda mengalami kelebihan berat badan, menurunkan berat badan dapat membantu mengurangi mendengkur
  • Mendengkur terkadang merupakan gejala apnea saat tidur yang diasosiasikan dengan risiko penyakit kardiovaskular. Bantu kesehatan kardiovaskular dengan mengonsumsi kombinasi lemak omega 3 (yang membantu menurunkan kadar lemak dalam darah orang sehat), dan koenzim Q10, yang mencegah oksidasi kolesterol jahat dan membantu menjaga kesehatan jantung.
  • Sterol dari tumbuhan (phytosterols) juga dapat membantu jantung dan sistem kardiovaskular yang sehat dengan menurunkan penyerapan kolesterol
  • Jika mendengkur disebabkan oleh sinusitis atau infeksi pernapasan, pertimbangkan untuk mengonsumsi horseradish dan bawang putih. Tumbuhan tersebut telah digunakan secara tradisional untuk memperbaiki pemampatan sinus dan meringankan gejala infeksi dan alergi sistem pernapasan bagian atas.

Diet dan Gaya Hidup

  • Kelebihan berat badan dikaitkan sebagai penyebab mendengkur dan apnea. Menurunkan berat badan dapat membantu menguranginya mendengkur serta risiko penyakit kardiovaskular dan masalah jantung lainnya. Meskipun demikian, jangan memulai program latihan baru tanpa berkonsultasi dengan ahli kesehatan terlebih dahulu.
  • Hindari meminum alkohol, terutama beberapa jam sebelum tidur
  • Meredakan infeksi dan alergi yang menyebabkan kemampatan pernapasan dapat membantu meringankan dengkuran
  • Beberapa alat bantu anti-dengkuran tersedia untuk mengurangi dengkuran dengan membuatnya lebih mudah untuk bernapas melalui hidung atau dengan mengerahkan tekanan udara positif melaui jalur udara. Konsultasikan dengan ahli kesehatan Anda untuk informasi lebih lanjut.
  • Cobalah tidur menyamping dan pastikan ruang tidur Anda memiliki ventilasi yang baik (tidak terlalu lembap maupun kering) dan bebas dari alergen potensial seperti rambut hewan oeliharaan dan tungau
  • Berhenti merokok

Catatan Penting

  • Jika Anda tiba-tiba terbangun ketika tidur di malam hari dan terengah-engah menghirup udara, atau seseorang merasa prihatin dengan kondisi Anda ketika tidur, segera berkonsultasi dengan ahli kesehatan
  • Jika Anda khawatir bahwa obat tidur yang diresepkan dapat menyebabkan apnea saat tidur, konsultasikan juga dengan ahli kesehatan. Jangan berhenti mengonsumsi obat tidur yang diresepkan tanpa berkonsoltusasi kepada dokter Anda terlebih dahulu.

Mendengkur originally appeared on :
Article & product discussion / comment