Panduan Belanja Wholefood
Oleh 12 August 2016

Panduan Belanja Wholefood

Empat alasan untuk menyantap makanan yang diolah seminimal mungkin dan panduan untuk belanja mingguan yang lebih sehat.

“Konsumsi makanan. Tidak terlalu banyak. Perbanyak sayuran,” ahli nutrisi dan penulis asal Amerika Serikat, Michael Pollan, meringkas sarannya dalam mengonsumsi makanan untuk memaksimalkan kesehatan.

Seperti yang ia jelaskan dalam sebuah kolom di New York Times Magazine, “Anda lebih baik mengonsumsi wholefood segar daripada produk makanan olahan. Itulah yang saya maksud sebagai rekomendasi untuk mengonsumsi ‘makanan’.”

Apa Itu Wholefood?

Wholefood adalah makanan yang masih mendekati bentuk atau kondisi aslinya. Wholefood benar-benar tidak diolah sama sekali seperi sayuran dan buah; atau yang diolah seminimal mungkin seperti oats dan tepung wholemeal.

Mengapa Wholefood Sangat Baik Bagi Anda?

Berikut adalah sebagian alasannya:

1. Makanan berupa tumbuh-tumbuhan, khususnya, mengandung phytonutrient

Phytonutrient adalah komponen aktif biologis yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan. Yang termasuk ke dalam kelompok phytonutrient ini adalah antioksidan seperti lycopene yang dapat ditemukan pada buah-buahan dan sayuran berwarna merah – membersihkan kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas.

Seperti dituliskan Web MD: “Satu-satunya cara untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan phytochemicals yang kita ketahui maupun yang belum pernah kita ketahui, adalah dengan mengonsumsi makanan tumbuhan secara utuh, tanpa proses apapun.”

2. Wholefoods, lagi-lagi kususnya tumbuhan, tinggi akan serat

Serat menjaga sistem pencernaan Anda tetap baik dan membantu Anda merasa kenyang.

3. Wholefoods tidak (atau sedikit sekali) mengandung aditif

Seperti yang dituliskan oleh Michele Chevalley Hedge untuk Body & Soul: “Makanan olahan seringkali mengandung bahan kimia dan pengawet yang dapat menambahkan rasa serta masa pakai. Bahan kimia tersebut bisa menumpuk di dalam tubuh, menyebabkan sistem tubuh menjadi lamban, bahkan menjadi racun. Mengonsumsi makanan ini akan membuat tubuh Anda lapar akan nutrisi.

Chevalley Hedge mengatakan bahwa ini adalah alasan mengapa orang-orang yang mengonsumi banyak makanan yang diproses terus-menerus merasa lapar.

4. Wholefoods membawa lemak baik

Ketika lemak trans dan lemak jenuh biasanya terdapat pada makanan olahan dan cepat saji, lemak yang dikenal baik untuk kesehatan seperti lemak omega 3 dan lemak monounsaturated terdapat pada ikan dan tumbuh-tumbuhan.

Panduan Belanja Wholefood

  • Tetaplah pada garis batas pasar swalayan Anda: area buah dan sayuran – makanan laut – dan beberapa bagian dari area produk susu dan makanan beku adalah di mana Anda akan menemukan pemusatan wholefood terbaik. Lorong kesehatan tempat whole grain bersemayam juga merupakan area yang baik untuk Anda lalui.
  • Pilihlah buah utuh dibanding jus buah. Seperti yang dikatakan oleh Chevalley Hedge, “kebanyakan jus sayur dan buah telah kehilangan kadar sertanya. Setelah dibuat jus, buah menjadi sumber gula terkonsentrasi dan akan meningkatkan kadar gula darah lebih cepat daripada buah utuh.”
  • Pilih minuman tanpa gula seperti air, air mineral dan teh hijau
  • Pilih oat tradisional dibanding oat instan. Chevalley Hedge menjelaskan bahwa oat instan kehilangan kadar oat bran – lapisan dari butirannya yang berada di bawah sekam. “Banyak vitamin dan sebagian besar serat yang ditemukan pada oat terkandung dalam sekamnya, sehingga proses akan mengangkat banyak nutrisi yang dikandungnya.”

Makanan yang Harus Dihindari

  • Kue dan es krim siap saji
  • Kue kering dan pastry
  • Saus dalam kemasan
  • Minuman berkarbonasi dengan gula

Panduan Belanja Wholefood originally appeared on :
Article & product discussion / comment