Panduan untuk Berhenti Merokok
Oleh 12 August 2016

Panduan untuk Berhenti Merokok

Riset menunjukkan kebanyakan perokok ingin berhenti. Ketika Anda benar-benar berhenti, Anda akan mengurangi risiko perkembangan banyak kondisi kesehatan buruk yang serius, termasuk kanker dan penyakit jantung.

Gejala

Merokok memberikan banyak dampak merugikan bagi kesehatan yang mempengaruhi hampir seluruh bagian tubuh, termasuk (tetapi tidak terbatas pada) bagian tubuh berikut:

  • Sistem pernapasan: iritasi dan penurunan fungsi jalur udara; sesak napas; kemampatan mukosa; penurunan resistensi terhadap infeksi; peningatan risiko kanker paru (dan segala bentuk kanker lainnya pada tubuh), emphysema, dan bronkitis.
  • Sistem kardiovaskular: peningkatan tekanan darah; peningkatan denyut jantung; kecenderungan penggumpalan darah lebih besar; kerusakan pada lapisan pembuluh darah dan peningkatan kecendurungan pembentukan atherosclerotic plaque; penurunan aliran darah ke ujung tubuh seperti jari tangan dan kaki; peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.
  • Sitem imun: penurunan resistensi terhadap infeksi dan peningkatan jumlah waktu penyembuhan ketika terjadi infeksi; penurunan tingkat vitamin C.
  • Kesehatan pria: penurunan kesuburan dan performa seksual.
  • Kesehatan wanita: penurunan kesuburan; periode menstruasi tidak teratur; menopause dini; dan peningkatan risiko kanker rahim. Merokok selama kehamilan meningkatkan risiko keguguran, kematian janin, kelahiran prematur, berat bayi rendah, atau kecacatan bayi.
  • Lainnya: peningkatan risiko degenerasi makula (dapat menyebabkan kebutaan), osteoporosis dan patah tulang pinggul, penyakit gusi (gingivitis and periodontitis), penuaan dini pada kulit, serta iritasi pencernaan dan koreng pada kulit.

Sementara itu, beberapa gejala yang akan muncul ketika Anda mulai berhenti merokok adalah seperti (tetapi tidak terbatas pada) hal-hal berikut:

  • Rasa ingin merokok
  • Perubahan suasana hati (mudah marah, agresi, cemas, depresi)
  • Gangguan tidur
  • Gelisah dan sulit berkonsentrasi
  • Peningkatan nafsu makan (dapat menyebabkan kenaikan berat badan)
  • Sariawan

Sebagian gejala tersebut akan teratasi setelah Anda berhenti merokok selama sekitar satu bulan, meskipun peningkatan nafsu makan dapat berlanjut hingga lebih dari sepuluh minggu. Sayangnya, perasaan ingin merokok akan bertahan lebih lama, terutama ketika Anda merasa stres.

Penyebab

Kandungan nikotin pada rokok membuat Anda ketagihan dan sulit untuk berhenti. Nikotin menciptakan ketergantungan kimiawi sehingga kebutuhan tubuh terhadap nikotin terus meningkat untuk mengontrol rasa ingin merokok dan mood. Ketika Anda mencoba untuk tidak merokok (khususnya jika Anda ingin berhenti total dalam waktu singkat), tidak adanya asupan nikotin membuat Anda sulit untuk menahan diri untuk merokok lagi.

Kesulitan lainnya yang mungkin akan Anda hadapi ketika mencoba untuk berhenti merokok dapat bersifat emosional atau psikis, misalnya perasaan takut bahwa berat badan Anda akan meningkat atau menjadi depresi tanpa rokok, serta perasaan tidak bisa menghadapi stres tanpa rokok.

Terapi Natural

  • Selama Anda mencoba, tubuh membutuhkan nutrisi lebih untuk menjaga respon terhadap stres. Rangkaian vitamin B khususnya sangat penting, diikuti dengan vitamin C yang dapat menurun ketika merokok
  • Bantu sistem saraf Anda dan ringankan insomnia dengan asupan herbal yang secara tradisional digunakan untuk meringankan pola tidur yang terganggu, kegelisahan, tekanan, dan perasaan mudah marah, seperti passionflower, lemon balm dan hops.

Diet dan Gaya Hidup

  • Tubuh Anda akan berterima kasih pada Anda ketika berhenti merokok, begitu juga dengan orang-orang di sekitar Anda. Manfaat berhenti merokok bagi kesehatan sangatlah banyak, termasuk menurunnya risiko terkena kanker dan serangan jantung.
  • Jika Anda pernah mencoba untuk berhenti tetapi tidak berhasil, Anda tidak sendiri. Kebanyakan orang memerlukan beberapa kali percobaan sebelum akhirnya mereka bisa menghentikan kebiasaan tersebut. Jadikan percobaan yang pernah dilakukan sebagai bagian dari strategi berhenti dengan merefleksikan apa yang tidak berjalan baik di masa lalu dan merencanakan cara yang lebih efektif untuk mengatasi masalah yang sama saat ini.
  • Carilah bantuan dari teman, keluarga dan ahli kesehatan. Kelas dan jasa konseling juga tersedia bagi Anda, serta cerita sukses orang-orang yang telah berhasil dengan terapi pengganti nikotin (nicotine replacement therapy) atau hipnoterapi dapat Anda pertimbangkan.
  • Beberapa gejala yang muncul saat Anda mulai berhenti merokok dapat ditekan dengan melakukan nicotine replacement therapy. Ikuti instruksi dari ahli kesehatan Anda. Jangan melebihi dosis yang direkomendasikan.
  • Pastikan Anda memiliki motivasi tertentu untuk berhenti merokok, dan ingat kembali ketika ketika Anda merasa ingin merokok.
  • Menganalisa kebiasaan Anda merokok dan pemicunya dapat membantu. Pemicu umum keinginan merokok bersifat emosional (seperti, “Saya selalu membutuhkan rokok ketika stres,”), sosial (“Saya selalu merokok ketika bersama teman,”) atau lingkungan (“Saya hanya merokok ketika berada di pub,”). Dengan mengerti kapan dan di mana perasaan ingin merokok muncul, Anda dapat merencakan pencegahannya sebelum itu terjadi dan meningkatkan persentase kesuksesan berhenti merokok.
  • Para ahli merekomendasikan Anda untuk menerapkan strategi berdasarkan ‘4D’:
    • Tunda menyalakan rokok (delay lighting a cigarette)
    • Tarik napas dalam-dalam (deeply breath)
    • Minum air (drink water)
    • Lakukan sesuatu untuk mengalihkan perhatian Anda (do something to distract your mind)
  • Mengambil hari tertentu untuk berhenti merokok juga bisa jadi ide bagus dan beri tahu teman dan keluarga Anda mengenai niat tersebut. Mereka akan menjadi pendukung yang berharga dan Anda juga akan merasa berkomitmen ketika Anda memberitahukan niat tersebut kepada orang lain.
  • Beberapa orang termotivasi dengan berpikir mengenai jumlah uang yang bisa mereka hemat dengan tidak merokok, dan mulai merencanakan untuk menggunakannya sebagai penghargaan bagi dirinya sendiri setelah berhasil berhenti secara total.
  • Buang semua rokok, tembakau dan semua perlengkapan terkait rokok (asbak dan pemantik).
  • Makan diet sehat yang memasukkan buah dan sayuran segar, padi-padian utuh, polong-polongan dan protein tanpa lemak, serta hindari makanan mengandung gula dan lemak yang dapat meningkatkan berat badan Anda.
  • Minum cukup air, tetapi hentikan konsumsi kafein yang dapat membuat Anda merasa gelisah di minggu pertama setelah berhenti.
  • Ingat bahwa ketika Anda kembali mengambil sebatang rokok, itu bukanlah akhir dari percobaan Anda untuk berhenti. Belajarlah dari kesalahan dan terus mencoba.

Catatan Penting

Berkonsultasilah dengan hali kesehatan mengenai nicotine replacement therapy dan/atau jasa konseling.

 


Panduan untuk Berhenti Merokok originally appeared on :
Article & product discussion / comment