Penyakit Gusi: Gingivitis dan Periodontitis
Oleh 12 August 2016

Penyakit Gusi: Gingivitis dan Periodontitis

Masalah gusi seperti gingivitis dan penyakit periodontal sangatlah umum dan terjadi pada banyak orang pada titik tertentu dalam hidupnya, sangat lazim seiring Anda menua.

Gejala

  • Gingivitis adalah penyakit gusi tahap awal yang membuat gingiva (jaringan gusi) Anda merah, meradang di sekitar satu gigi atau lebih. Gusi cenderung membengkak dan mudah berdarah, misalnya saat Anda menggosok gigi.
  • Pada periodontitis, pembengkakan dan peradangan lebih kuat dan penyakitnya menyebar hingga ke jaringan di bawah tepi gusi, termasuk sarung akar gigi, ligamen yang menghubungkan akar gigi dan tulang, serta tulang itu sendiri.
  • Selain pembengkakan dan pendarahan pada gusi, gejala periodontitis juga dapat berupa gusi surut, gigi goyang, bau napas tak sedap, dan rasa tak enak di dalam mulut. Tulang yang mendasari gigi pun dapat hancur pada kasus tertentu.
  • Penyakit gusi dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.

Penyebab

Penyakit gusi disebabkan oleh akumulasi plaque pada permukaan gigi dan batas antara gigi dan gusi. Plaque kemudian mengeras membentuk tartar, atau calculus pada gigi dan seiring menebalnya lapisan tersebut, gusi mulai surut sehingga dapat menyebabkan terbentuknya kantung gusi di bawah tepi gusi. Seiring berkembangnya kondisi tersebut, jaringan di bawah tepi gusi semakin rentan terhadap penyakit dan kerusakan.

Selain kebersihan gigi yang buruk, faktor lainnya yang dapat mempenegaruhi terjadinya gingivitis dan penyakit gusi adalah sebagai berikut.

    • Teknik membersihkan gigi yang tidak tepat
    • Tambalan gigi yang buruk dan dental prostheses
    • Merokok, yang secara signifikan meningkatkan risiko penyakit gusi
    • Penyakit kronis (penyakit gusi bisa menjadi gejala coeliac disease, HIV/AIDS atau kanker)
    • Genetik
    • Perubahan hormon (misal saat menopause, kehamilan dan pubertas)
    • Stres
    • Obat-obatan (termasuk beberapa obat jantung dan antibiotik)

 

  • Bruxism

 

  • Diabetes (meningkatnya risiko infeksi)
  • Konsumsi gula dan alkohol berlebih
  • Kekurangan nutrisi penting seperti vitamin A, C dan folic acid, serta mineral seperti seng, zat besi dan kalsium

Terapi Natural

  • Konsumsi multivitamin dan mineral board spectrum untuk mencegah kekurangan nutrisi
  • Vitamin C dapat mengurangi kerusakan dan pendarahan pada gigi, membantu penyembuhan dan meningkatkan resistensi terhadap infeksi. Untuk penyakit gusi, beberapa ahli pengobatan alami merekomendasikan Anda untuk mengonsumsi tiga hingga lima gram vitamin C dalam dosis yang dibagi ke dalam beberapa kali pemakaian per hari. Mengonsumsi bioflavonoid di saat yang bersamaan juga dapat memberi manfaat lebih.
  • Vitamin A penting bagi penyembuhan luka, imunitas, dan keutuhan selaput lendir, termasuk mulut. Minyah hati ikan kod adalah sumber alami yang kaya akan vitamin A.
  • Seng juga dapat memberi manfaat bagi penyakit periodontal dan bekerja dengan vitamin A dalam banyak proses.
  • Bukti sebelumnya menunjukkan bahwa coenzyme Q10 dapat memberi manfaat bagi penderita penyakit periodontal dan juga bagi kesehatan kardiovaskular

Diet dan Gaya Hidup

  • Temui dokter gigi Anda jika gigi terasa goyang dan gusi membengkak atau mengalami pendarahan, begitu juga untuk pemeriksaan rutin dan pembersihan gigi secara profesional
  • Dalam kasus tertentu, satu-satunya perawatan yang diperlukan adalah meningkatkan kebersihan gigi, tetapi jika terdapat infeksi atau kerusakan jaringan, Anda mungkin membutuhkan antibiotik dan penanganan dokter gigi spesialis dan terkadang dengan operasi
  • Sikat gigi Anda setiap habis makan atau camlan dengan sikat gigi dengan kepala sikat yang kecil serta bulu sikat yang lembut. Beri perhatian lebih pada garis pertemuan antara gigi dan gusi – bahkan saat gusi berdarah dan sensitif.
  • Gunakan dental floss setiap hari karena juga dapat membantu mencegah terbentuknya plaque.
  • Obat kumur juga dapat mencegah pembentukan plaque dengan mengurangi jumlah bakteri pada mulut untuk sementara. Meskipun demikian, efeknya sangatlah sebentar.
  • Berhenti merokok

Catatan Penting

  • Penyakit gusi dapat berhubungan dengan penyakit jantung – pastikan Anda melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin
  • Berkonsultasilah dengan dokter gigi Anda jika mudah terjadi pendarahan pada gusi atau jika Anda mengalami gejala yang dapat mengindikasikan terjadinya infeksi seperti demam atau rasa nyeri

Penyakit Gusi: Gingivitis dan Periodontitis originally appeared on :
Article & product discussion / comment