Apakah Anda Kecanduan Facebook?
Oleh 10 August 2016

Apakah Anda Kecanduan Facebook?

Selalu membuka laman Facebook? Ikuti kuis singkat yang dibuat oleh University of Bergen di Norwegia untuk mengetahui apakah Anda kecanduan atau tidak!

Apakah Anda kecanduan Facebook? Ikuti kuis berikut untuk mengetahuinya.

Berilah respon pada enam pernyataan dengan salah satu angka dari skala nilai berikut:

  1. Sangat jarang
  2. Jarang
  3. Kadang-kadang
  4. Sering
  5. Sangat sering

Pernyataan

  1. Anda menghabiskan banyak waktu memikirkan Facebook Anda atau merencanakan bagaimana Anda akan menggunakannya.
  2. Anda merasakan dorongan untuk menggunakan Facebook lagi dan lagi.
  3. Anda menggunakan Facebook untuk melupakan masalah pribadi.
  4. Anda sudah mencoba untuk mengurangi penggunaan Facebook tetapi tidka berhasil.
  5. Anda menjadi tidak tenang atau merasa susah jika tidak diperbolehkan menggunakan Facebook.
  6. Anda banyak sekali menggunakan Facebook sehingga menyebabkan dampak buruk pada pelajaran/pekerjaan Anda.

Dr. Cecilie Andraessen dan rekan-rekan dari University of Bergen menjelaskan bahwa memberi nilai (4) Sering atau (5) Sangat sering setidaknya pada empat dari enam pernyataan di atas berarti Anda mungkin kecanduan Facebook, seperti dilaporkan pada Medical News Today.

Apakah ada masalah dengan kecanduan terhadap Facebook?

Jawabannya adalah ya, dan tidak. Adalah bagaimana cara Anda menggunakan Facebook, bukanlah seberapa sering Anda menggunakan Facebook, yang dapat berdampak pada kesehatan mental dan perasaan bahagia.

Berikut adalah dua penemuan utama yang dilaporkan oleh Stephen Marche dalam The Atlantic Magazine:

Menerima komen pada status update atau pesan semi-public meringankan rasa kesepian

Sebuah studi longitudinal yang dilakukan oleh Human-Computer Institute di Amerika Serikat melibatkan 1.200 orang pengguna Facebook menunjukkan bahwa pesan yang disampaikan untuk menanggapi sesuatu atau ‘composed communication’ lebih memuaskan daripada sebuah klik pada tombol like tanpa benar-benar menyukai sebuah status atau ‘ one-click communication’.

“Jadi, Anda sebaiknya menyampaikan pada teman Anda betapa menggemaskannya anak laki-lakinya dengan kue Harry Potter yang berlepotan di mukanya, dan betapa menariknya foto garis langit dengan bingkai pepohonan berwarna sepia yang ia bagikan, dan betapa kerennya ia bisa menghadiri konser apapun itu yang ia hadiri. Itu adalah semua hal yang ingin kita dengar atau terima,” tulis Marche.

“Bahkan yang lebih baik daripada mengirimkan pesan pribadi pada Facebook adalah percakapan semi-public yang terus berlanjut seolah Anda mengabaikan orang lain yang mungkin ikut mendengar atau melihat percakapan tersebut,” tambahnya.

Memindai status update teman dan konsumsi pasif pada Facebook dapat membuat Anda merasa tidak terhubung

Berdasarkan riset Marche, konsumsi Facebook secara pasif benar-benar dapat membuat Anda merasa depresi. Ia mengutip pernyataan peneliti Moira Burke bahwa, “Ketika dua wanita berbicara dengan teman-teman mereka dalam jumlah waktu yang sama tetapi salah satu di antara mereka juga menghabiskan waktu untuk membaca hal tentang teman-temannya di Facebook, maka wanita yang membaca status tersebut cenderung menjadi sedikit lebih depresi.”

Intinya: gunakanlah Facebook untuk mendukung dan melengkapi teman-teman Anda dan hindarin menggunakannya untuk sekadar mengisi waktu. Kedua hal ini akan membuat waktu yang Anda habiskan untuk Facebook menjadi pengalaman yang lebih membahagiakan.

Karena sains berkata demikian.

Apakah Anda kecanduan Facebook? Tips apa yang Anda miliki untuk menggunakan Facebook tanpa terlalu terhisap ke dalamnya?

 


Apakah Anda Kecanduan Facebook? originally appeared on :
Article & product discussion / comment