Apakah yang Dapat Menghentikan Migrain?
Oleh 02 June 2016

Apakah yang Dapat Menghentikan Migrain?

Sebuah simpulan ilmiah oleh Rosie Brogan mengenai vitamin dan mineral yang dapat meringankan rasa nyeri yang diakibatkan oleh migrain.

Migrain cukup umum dialami penduduk Australia. Headache Australia mengungkapkan bahwa tujuh belas persen wanita dan enam persen pria Australia mengalami migrain. Kabar baiknya, obat komplementer memberikan solusi untuk masalah migrain.

Menurut Dr. Steven Bratman, penulis Complementary and Alternative Medicine: The Scientific Verdict on What Works, penelitian yang meninjau pengobatan-pengobatan berikut ini meunjukan hasil yang menarik.

Magnesium

Sebuah studi buta ganda selama dua belas minggu melibatkan 81 orang sukarelawan dengan migrain berulang. Sukarelawan tersebut dibagi ke dalam dua kelompok; kelompok pertama diberi asupan enam ratus miligram magnesium per hari, sementara kelompok ke dua hanyak diberi placebo. Kelompok pertama menunjukkan penurunan frekuensi serangan migrain sebesar 41,6 persen pada tiga minggu terakhir dari studi tersebut. Sementara kelompok ke dua menunjukkan pengurangan sebesar 15,8 persen.

“Studi terdahulu juga memberikan hasil bahwa magnesium dapat bermanfaat untuk migrain yang dipicu perubahan hormon yang terjadi pada siklus haid,” ucap Bratman.

Vitamin B2

Studi buta ganda lainnya menguji 55 orang sukarelawan yang menderita migrain dengan memberikan empat ratus miligram vitamin B2 kepada sebagian sukarelawan dan placebo kepada sebagian lainnya yang dilakukan selama tiga bulan. Sebagian besar sukarelawan pada kelompok yang mendapat vitamin B2 mengalami lima puluh persen penurunan serangan migrain.

Pada tahun 2009, sebuah studi dilakukan oleh Griffith University di Brisbane, melibatkan 52 orang penderita migrain dengan gejala aura (melemahnya kemampuan penglihatan dan kemampuan berbicara yang dialami sebagai bagian dari migrain). Sukarelawan diberikan 400 mikrogram vitamin B12, 25 miligram vitamin B6, dan 2 miligram asam folat atau sebuah placebo.

Kelompok yang mendapatkan suplemen menunjukkan penurunan gejala aura.

Koenzim Q10

Seperti dikatakan Bratman, sebuah studi buta ganda lainnya dengan pemberian placebo, menguji efek dari seratus miligram koenzim Q10 (CoQ10) yang dibeirkan sebanyak tiga kali sehari.

Bratman menjelaskan, “ Dalam studi ini, sekitar lima puluh persen sukarelawan yang mendapatkan CoQ10 menunjukkan penurunan drastis pada frekuensi serangan migrain dibandingkan hanya lima belas persen dari kelompok placebo yang menunjukkan hasil serupa.”


Apakah yang Dapat Menghentikan Migrain? originally appeared on :
Article & product discussion / comment