Empat Makanan yang Harus Dihindari Saat Stres
Oleh 12 August 2016

Empat Makanan yang Harus Dihindari Saat Stres

Rosie Brogan menjelaskan makanan yang menjadi bahan bakar bagi stres. Kurangi konsumsinya saat stres untuk menenangkan diri Anda.

Kita semua ingin berpikir cepat dan tajam. Namun, beberapa memperdebatkan bahwa semua orang bergerak maju di jalur cepat — dan stimulan diet berfungsi sebagai bahan bakar.

“Kita menemukan akar dari kebutuhan kita terhadap stimulan pada masa Revolusi Industri yang menuntut jam kerja yang sangat tidak manusiawi bagi pekerja dan kelelahan total adalah kemungkinan yang selalu hadir membayangi,” ujar Patrick Holford dan Dr. Hyla Cass pada buku bertajuk Natural Highs: The Healthy Way to Increase Your Energy, Sharpen Your Mind, Improve Your Mood, Relax and Beat Stress.

“Pemilik pabrik memberi mereka teh, kopi dan tembakau, dengan maksud mendorong mereka untuk bekerja lebih cepat dan efisien. Kemudian gula ditambahkan untuk memberi rasa manis pada minuman, dan akhirnya, cokelat.”

Mereka berpendapat bahwa zat yang menawarkan solusi cepat telah menghasilkan suatu ‘sumber kelelahan’.

Berikut adalah empat makanan dan minuman yang bertanggung jawab akan kelelahan tersebut.

Gula

Gula olahan diserap tubuh dengan cepat, dipecah menjadi glukosa dan memicu perasaan nyaman dan energi pada otak.

“Tubuh berusaha untuk mengeluarkannya dari darah secepat mungkin, tetapi hal ini dapat menyebabkan efek kebalikannya, yaitu kondisi rendah gula darah setelahnya. Beberapa orang merasa terstimulasi begitu mengonsumsinya, kemudian menjadi mudah jengkel dan akhirnya mengalami kemerosotan kadar gula darah,” jelas Holford dan Cass.

Tetapkan pilihan pada makanan rendah GI saat memungkinkan — makanan tersebut melepas gula ke dalam darah secara perlahan.

Caffeine

Kopi meningkatkan kewaspadaan kita dengan mematikan reseptor dalam otak Anda terhadap neuro-chemical adenosine. “Dengan berkurangnya aktivitas adenosine, tubuh Anda meningkatkan kadar dopamine dan adrenalin,” ujar Holford fan Cass.

Bagi beberapa orang, hal tersebut meningkatkan konsentrasi dan energi. Sementara bagi beberapa lainnya, caffeine membuat mereka merasa gelisah dan tidak nyaman.

Kaitannya dengan stres adalah bahwa caffeine menstimulasi sistem saraf sentral Anda secara berlebihan, membuat Anda mudah marah dan dapat mengacaukan tidur Anda.

Holford dan Cass melaporkan bahwa sebuah studi psikologis telah menemukan konsumen kopi dosis tinggi memiliki tingkat masalah medis terkait stres yang lebih tinggi

Jika Anda penyuka kopi, minumlah dalam dosis yang wajar.

Teh

Tidak semua jenis teh diciptakan sama — teh hijau misalnya, dianggap sebagai ‘superfood’ oleh banyak orang — tetapi jenis teh hitam memiliki sifat yang mirip dengan kopi.

“Efek stimulasi teh berasal dari caffeine, theobromine dan theophylline — senyawa yang sama seperti pada kopi,” jelas Holford dan Cass. “Secangkir teh yang kental mengandung caffeine yang sama banyaknya dengan secangkir kopi ringan. Dan tanin pada teh dapat menghalangi penyerapan mineral.”

Berhati-hatilah akan konsumsi teh yang terlalu banyak karena dapat berdampak pada mood dan kesehatan Anda.

Soda

Selain mengandung caffeine, soda juga mengandung gula dan pemanis buatan. Bahkan pada kenyataannya, “minuman diet mengandung pemanis buatan aspartame yang bisa menstimulasi otak secara berlebihan dan berbahaya,” tulis Holford dan Cass.

Apa yang naik pasti akan turun. Begitu juga dalam melawan stres, terlalu banyak soda akan membuat Anda merasa payah dan justru tidak bisa mengatasi stres.

 


Empat Makanan yang Harus Dihindari Saat Stres originally appeared on :
Article & product discussion / comment