Lima Cara Ilmiah untuk Mengurangi Stres
Oleh 10 August 2016

Lima Cara Ilmiah untuk Mengurangi Stres

Stress bisa jadi sulit untuk dihindari, tetapi para ilmuwan telah mengidentifikasi beberapa teknik sederhana untuk membantu Anda kembali pada kondisi alami yang relaks.

Apakah Anda merasa sedikit gelisah? Tenang, bantuan sudah datang. Para peneliti telah disibukkan dengan pencarian cara yang teruji untuk membantu Anda menyentuh respon relaksasi – kebalikan dari respon stres Anda.

Berikut ini adalah lima cara ilmiah untuk mengurangi stres.

Bernapas dengan Baik

Para pecinta yoga tahu betul soal ini – bahwa hanya dengan beberapa tarikan napas yang dalam dapat memicu perubahan dalam pikiran dan tubuh Anda yang secara langsung mencairkan stres. Semua berkat asupan oksigen ekstra.

Ketika mengalami stres, kita cenderung untuk bernapas pendek yang berarti dada kita bergerak naik-turun setiap bernapas, menstimulasi sistem saraf. Sementara ketika menarik napas dalam, bagian yang bergerak naik-turun adalah perut kita. Hal tersebut memberi dampak sebaliknya dan membantu kita merasa tenang.

Untuk melakukannya, simpan satu tangan Anda di dada sementara tangan lainnya pada perut. Perlahan tarik dan embuskan napas melalui hidung dan pastikan dada Anda tidak bergerak sementara perut Anda naik setiap kali Anda menarik napas dan turun setiap kali Anda mengembuskan napas.

 

Berjalan

Berjalan-jalan dapat menenangkan pikiran dan mendorong otak untuk memproduksi zat kimia yang membuat Anda merasa baik seperti serotonin. Tidak hanya membantu menjernihkan pikiran Anda, berjalan juga menstimulasi otak untuk memproduksi endorfin yang menjaga hormon stres seperti cortisol tetap terkendali dan memicu perasaan positif.

Berjalan seperti apapun akan memberi manfaat tersebut, tetapi menghabiskan waktu berjalan di ruang terbuka hijau seperti taman akan memberi efek meditasi yang lebih banyak. Sebagai tambahan, Anda juga akan lebih tidak rentan sakit. Sebuah riset menunjukkan bahwa berjalan bisa menjadi pendorong sistem imun yang efektif.

Baca juga: Sepuluh Latihan yang Baik Bagi Tubuh dan Pikiran Anda

 

Ekspresikan Rasa Sayang

Hampiri orang yang Anda cintai dan beri mereka sebuah ciuman sebelum Anda berangkat kerja maka Anda akan memulai hari dengan tingkat stres yang rendah. Berciuman dapat mendorong endorfin yang dapat menjaga hormon stres tetap terkendali.

Sebuah studi di Amerika Serikat menunjukkan bahwa orang yang jarang memberi ciuman cenderung lebih rentan terhadap stres kronis. Solusi lain? Coba peluk teman atau orang terdekat yang bsia memberi dampak menurunkan stres yang sama.

 

A photo posted by @bushturkeystudio on

 

Menjauhlah dari Layar Ini

Menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer, telepon pintar, tablet dan perangkat elektronik lainnya dapat membuat anda kurang tidur, depresi dan stres. Bahkan, jika Anda melihat-lihat media sosial berisi hal-hal yang dibagikan teman-teman Anda dalam waktu yang cukup lama sebelum tidur, kemungkinan Anda merasa gelisah semakin besar. Sebuah studi menunjukkan bagaimana membandingkan kehidupan kita dengan kehidupan teman dalam jaringan dapat memenuhi hati dengan perasaan iri dan membuat kita semakin stres.

Solusinya? Beri jeda dalam kegiatan Anda di depan layar, tahan diri dalam menggunakan perangkat elektronik setidaknya satu jam sebelum tidur dan matikan media sosial Anda. Anda juga dapat melakukan meditasi penghilang stres sebelum Anda benar-benar mematikan layar perangkat elektronik Anda.

Ikuti kuis berikut: Apakah Anda Kecanduan Facebook?

Mengunyahlah

Permen karet dapat menjadi penyegar napas yang baik, tetapi tahukah Anda bahwa mengunyah permen karet juga dapat membuat Anda lebih waspada dan mengurangi rasa cemas dan stres, terutama ketika Anda sedang berusaha menyelesaikan lebih dari satu pekerjaan sekaligus – siapa sih yang tidak melakukannya?

Jika Anda khawatir akan kerusakan gigi, pilihlah jenis yang bebas gula dan yang tidak mengandung pemanis buatan – biasanya bisa ditemukan di toko makanan sehat.

Mengunyah permen karet bebas gula di antara waktu makan membatasi produksi asam dalam mulut yang menurunkan pembentukan plaque yang dapat menyebabkan kerusakan gigi.

 


Lima Cara Ilmiah untuk Mengurangi Stres originally appeared on :
Article & product discussion / comment