Stres
Oleh 10 Agustus 2016

Stres

Stres dapat memiliki arti yang berbeda bagi setiap orang. Jika mengalami stres pada tingkat tertentu dalam hidup kita dapat memotivasi dan menginspirasi untuk bergerak maju, hal tersebut harus menjadi sesuatu yang bekerja mendukung bukannya melawan kita.

Gejala

Gejala stres secara fisik di antaranya adalah:

  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Insomnia
  • Masalah pencernaan, seperti diare
  • Perubahan pada nafsu makan, bisa menjadi hilang atau menjadi berlebih (terutama untuk ‘comfort foods’)
  • Meningkatnya konsumsi tembakau atau alkohol
  • Tegangan otot, misalnya pada leher atau punggung)
  • Gugup dan cenderung mudah terkejut

Sedangkan gejala psikologis yang muncul di antaranya adalah:

  • Ketegangan atau kegelisahan
  • Merasa kewalahan
  • Mudah marah
  • Tidak dapat mengambil keputusan dengan baik
  • Masalah daya ingat dan konsentrasi
  • Mudah tersinggung
  • Jika stres berkelanjutan dalam jangka waktu yang panjang tanpa penanganan, Anda bisa mengalami masalah kesehatan seperti penyakit kardiovaskular, mag, sakit kepala, kelelahan, dan penurunan imunitas

Penyebab

Ketika Anda merasa stres intens atau takut, hormon yang disebut sebagai adrenalin dikeluarkan dari kelenjar adrenal yang berada di atas ginjal. Jantung Anda akan berdenyut lebih cepat, tekanan darah meningkat, dan otot Anda menjadi tegang. Pada waktu yang bersamaan, napas menjadi lebih cepat dan tingkat gula darah meningkat untuk memberikan energi instan. Ini adalah apa yang dikenal sebagai respon fight-or-flight dan sinyal bahwa tubuh Anda merasakan bahaya dan bersiap untuk mengatasinya.

Masalahnya terletak pada kehidupan modern. Faktor-faktor seperti tekanan pekerjaan dan emosi yang naik-turun terkadang menyebabkan Anda hidup dalam keadaan stres untuk waktu yang lama, yang dapat memberikan konsekuensi bagi kesehatan fisik maupun mental.

Semua orang memiliki reaksi yang berbeda terhadap stres dan memiliki tingkat toleransi yang berbeda pula. Bagaimana stres bermanifestasi dalam tubuh Anda bergantung pada hal seperti genetika, diet dan rutinitas olah raga, serta lingkungan fisik.

Terapi Alami

  • Selama melalui masa-masa yang berat, tubuh memerlukan nutrisi lebih, khususnya vitamin C dan rangkaian vitamin B. Untuk hasil terbaik, pilihlah formula yang juga mengandung magan tambahan yang dapat membantu otot-otot pada tubuh berfungsi secara optimal.
  • Jika rasa cemas, tertekan atau aktivitas mental berlebih mengganggu tidur Anda, pertimbangkanlah untuk mengonsumsi tanaman herbal seperti passionflower, lemon balm dan hops yang membantu pola tidur sehat dan meringankan insomnia. Kombinasi tanaman herbal serupa juga dapat memberi manfaat untuk meringankan gejala gastrointestinal ringan (seperti gangguan pencernaan dan kram perut) yang berhubungan dengan kecemasan, kegugupan, ketegangan dan mudah marah.
  • Jika Anda merasa gelisah, cobalah tanaman herbal St. John’s wort yang meringankan depresi dan secara tradisional digunakan untuk meringankan kecemasan dan kegelisahan saraf.

Diet dan Gaya Hidup

  • Dukungan emosional dan sosial merupakan aspek yang sangat penting dalam pengelolaan stres. Diskusikan masalah Anda dengan orang lain membantu Anda untuk melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Hal tersebut dapat bermanfaat dalam mencari solusi yang selama ini belum pernah terpikirkan oleh Anda. Jika tidak ada keluarga atau teman yang membuat Anda merasa nyaman jika berdiskusi, temui pakar kesehatan untuk rujukan konselor, psikolog atau pekerja sosial yang dapat membantu Anda untuk menunjukkan kejadian atau sesuatu yang membuat Anda stres, serta memberikan cara untuk mengurangi stres yang disebabkan.
  • Menjaga kesehatan fisik memiliki manfaat yang sangat besar juga bagi kesehatan mental Anda. Ketika Anda berada di bawah banyak tekanan, perhatikan diet dan olah raga rutin Anda. Hindari alkohol, kafein, dan makanan yang banyak mengandung gula dan lemak yang dapat menyebabkan penurunan tingkat energi. Sebaliknya, konsumsilah diet seimbang untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan asupan vitamin dan mineral yang cukup.
  • Jadwalkan kegiatan yang membuat Anda relaks secara reguler. Kegiatan tersebut dapat berupa apapun, mulai dari berjalan bersama anjing, menonton film komedi, hingga makan malam bersama teman. Pijat juga bisa menjadi salah satu pilihan bermanfaat, dan relaks dapat memperbaiki kualitas tidur dan ketegangan otot Anda.
  • Tubuh Anda tidak akan mudah terpengaruh stres jika dalam kodisi prima. Berhenti merokok, mulai program olah raga rutin dan pelihara diet seimbang, maka Anda akan merasakan diri Anda lebih baik dalam menghadapi situasi yang menyebabkan stres.
  • Jika Anda tahu bahwa Anda rentan terhadap stres, pertimbangkan untuk bermeditasi atau mengambil kelas untuk memperoleh kemampuan pemecahan masalah. Terkadang mengubah cara pandang terhadap masalah dapat mengubah cara Anda bereaksi terhadap masalah tersebut. Untuk area ini, berkonsultasilah dengan ahli kesehatan untuk mendapatkan rujukan pengajar di daerah Anda.

Catatan Penting

Jika Anda sering merasa berada di bawah tekanan, kemungkinan tubuh Anda juga merasakannya. Luangkan waktu untuk mengevaluasi situasi Anda dan cara penanganan jangka panjang. Konsulatikan dengan ahli kesehatan Anda untuk terapi dan sarang pendukung.


Stres originally appeared on :
Article & product discussion / comment