Catat, Ini Jadwal Imunisasi untuk Anak
Oleh 01 August 2017

Catat, Ini Jadwal Imunisasi untuk Anak

Jangan sampai lupa jadwal imunisasi anak Anda. Yuk, catat urutan-urutannya!

Catatlah jadwal imunisasi anak agar tidak sampai telat. Menurut peraturan Menteri Kesehatan, imunisasi wajib diberikan sesuai waktu yang sudah ditetapkan dalam pedoman penyelenggaraan imunisasi.

Imunisasi bertujuan agar anak dapat terhindar dari penyakit menular berbahaya dan memiliki tumbuh kembang yang optimal. Imunisasi merupakan upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh secara aktif terhadap suatu penyakit.

Terdapat dua jenis imunisasi, yaitu aktif (vaksinasi) dan pasif (ASI atau antibodi bawaan dari ibu saat masih di dalam kandungan). Sedangkan pengertian vaksinasi adalah suatu proses memasukkan vaksin ke dalam tubuh manusia untuk mendapatkan kekebalan terhadap penyakit tertentu.

Berikut kami jelaskan mengenai jadwal imunisasi anak usia 0–18 tahun menurut rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2017:

  1. Imunisasi Hepatitis B. Vaksin hepatitis B pertama direkomendasikan untuk diberikan pada anak dalam waktu 12 jam setelah lahir. Jadwal pemberian vaksin hepatitis B tergantung dari jenis vaksinnya, yaitu:
  • Vaksin Hepatitis B monovalent (sendiri) selanjutnya di usia 1 bulan dan 6 bulan.
  • Vaksin Hepatitis B dikombinasikan dengan DTPw (DTP whole-cell) diberikan pada usia 2, 3, dan 4 bulan.
  • Vaksin Hepatitis B dikombinasikan dengan DTPa (DTP a-cellular) diberikan pada usia 2, 4, dan 6 bulan.
  1. Imunisasi Polio. Vaksin polio diberikan saat bayi dipulangkan dari rumah sakit. Polio kedua diberikan pada usia 2, 3, dan 4 bulan.
  1. Imunisasi BCG. Vaksin BCG hanya diberikan sebelum anak berusia 3 bulan. Jika anak diberikan vaksin BCG lebih dari usia 3 bulan, anak perlu melakukan uji tuberkulin terlebih dahulu.
  1. Imunisasi DTP. Vaksin DTP dapat diberikan pada anak usia 6 minggu. Terdapat dua jenis vaksin, yaitu DTP, DTPw, dan DTPa.
  1. Imunisasi Rotavirus. Vaksin rotavirus terdapat dua jenis, yaitu vaksin rotavirus monovalent dan pentavalen. Vaksin rotavirus monovalent diberikan sebanyak dua kali. Usia pertama kali diberikan yaitu 6–14 minggu, sedangkan vaksin kedua diberikan dengan jarak 4 minggu dari vaksin pertama dan batas usia pemberian 24 minggu.

    Vaksin rotavirus pentavalen diberikan sebanyak tiga kali yaitu di usia 6–14 minggu, dosis kedua dan ketiga diberikan dengan jarak 4–10 minggu dari jarak sebelumnya dengan batas usia pemberian 32 minggu
  1. Imunisasi Campak. Vaksin campak diberikan pada usia 9 bulan dengan vaksin lanjutan di usia 18 bulan dan 6 tahun. Namun, vaksin kedua tidak perlu diberikan bila sudah mendapatkan vaksin MMR.
  1. Imunisasi MMR/MR. Vaksin MMR terdiri daritiga jenis virus yang dilemahkan, untuk melawan penyakit campak (measles), gondongan (mumps), dan campak Jerman/rubella (German measles).

    Jika sudah mendapatkan vaksin campak pada usia 9 bulan, vaksin MMR/MR diberikan pada usia 15 bulan (minimal interval 6 bulan). Bila pada usia 12 bulan belum mendapatkan vaksin campak, dapat diberikan vaksin MMR/MR.

    Pada tahun 2017, terdapat kampanye imunisasi campak Jerman pada bulan Agustus dan September yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia.
  1. Imunisasi PCV (pneumokokus). Vaksin PCV diberikan pada usia 7–12 bulan, dengan jarak 2 bulan dari vaksin sebelumnya selama tiga kali dan vaksin terakhir diberikan satu kali di atas usia 1 tahun. Pada anak usia 2 tahun, PCV hanya perlu diberikan satu kali.
  1. Imunisasi Varisela. Vaksin varisela diberikan setelah anak berusia 12 bulan. Bila diberikan lebih dari usia 13 tahun, vaksin varisela dilakukan sebanyak dua kali dengan interval minimal 4 minggu.
  1. Imunisasi HPV (Human Papillomavirus). Vaksin HPV mulai diberikan saat anak berusia 10 tahun. Terdapat dua jenis vaksin HPV, yaitu HPV bivalen yang diberikan dengan jadwal 0, 1, dan 6 bulan. Lalu vaksin HPV tetravalent dengan jadwal 0, 2, dan 6 bulan.
  1. Imunisasi JE (Japanese Encephalitis). Vaksin JE diberikan pada usia 12 bulan pada orang yang akan memasuki wilayah endemis.
  1. Imunisasi Dengue. Vaksin dengue diberikan pada usia 9–16 tahun dengan jadwal 0, 6, dan 12 bulan.

Ayo, lindungi keluarga Anda sejak dini dengan melakukan vaksinasi secara rutin.  Pastikan juga agar jadwal imunisasi anak selalu tepat waktu. Dengan demikian, vaksin tersebut dapat bekerja optimal di dalam tubuh.


Article & product discussion / comment