Nutrisi Wajib untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Oleh 01 Maret 2020

Nutrisi Wajib untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Kenapa ibu hamil dan menyusui wajib memenuhi nutrisi esensial yang dianjurkan? Karena, pemenuhan nutrisi anak bergantung pada ibunya. Sejak dalam kandungan, bayi mendapatkan asupan nutrisi dari ibu melalui aliran darah dari plasenta. Begitu pula saat terlahir ke dalam dunia.

Sudahkah nutrisi wajib untuk ibu hamil dan menyusui ini ada dalam menu sehari-hari? Jika belum, segera lengkapi, ya!

Kenapa ibu hamil dan menyusui wajib memenuhi nutrisi esensial yang dianjurkan? Karena, pemenuhan nutrisi anak bergantung pada ibunya. 

Sejak dalam kandungan, bayi mendapatkan asupan nutrisi dari ibu melalui aliran darah dari plasenta. Begitu pula saat terlahir ke dalam dunia. 

Selama enam bulan pertama, bayi memerlukan ASI dari ibusebagai satu-satunya sumber makanan yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan nutrisinya.Oleh karena itu, asupan nutrisi sejak kehamilan hingga menyusui sangat penting. 

Pada dasarnya, ibu hamil dan menyusui memerlukan zat gizi yang tidak berbeda jauh dengan orang-orang pada umumnya. 

Ibu hamil dan menyusui harus mengonsumsi karbohidrat, protein, lemak, serta mikronutrien seperti vitamin dan mineral. Hanya saja, jumlah dan komposisinya yang harus diperhatikan dengan baik.

Inilah daftar nutrisi wajib untuk ibu hamil dan menyusui

Umumnya selama hamil dan menyusui, protein dan lemak adalah dua sumber energi penting yang harus ada. Sedangkan beberapa mikronutrien penting adalah zat besi, kalsium, asam folat, dan vitamin B.

  • Protein

 

Protein perannya penting untuk ibu hamil maupun menyusui. Protein berfungsi sebagai penyusun otot, pembentuk hormon, dan pengatur dalam berbagai metabolisme.

Kekurangan protein pada ibu hamil dapat membuat janin mengalami gangguan perkembangan.

Sementara pada ibu menyusui, kekurangan protein akan membuat kualitas ASI menurun dan bayi tidak mendapat asupan protein yang cukup untuk tumbuh kembangnya. Karena itu, ibu hamil dan menyusui harus mengonsumsi protein setiap hari. 

Sumber terbaik protein adalah daging, ikan, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan.

  • Minyak ikan

 

Minyak ikan adalah salah satu sumber asam lemak tak jenuh omega-3. Semasa hamil, omega-3 sangat baik untuk perkembangan sistem saraf dan penglihatan janin.

Pada ibu hamil, omega-3 juga dapat mengurangi risiko persalinan prematur dan preeklamsia, begitu juga untuk mencegah penyakit jantung, memperbaiki fungsi kognitif, serta pengaturan respons inflamasi. Selain itu, asupan omega-3 yang cukup juga dapat melindungi ibu hamil dari depresi, misalnya baby blues pascapersalinan.

Sebuah studi menemukan, ibu hamil dalam keadaan sehat yang mengonsumsi suplemen minyak dari sumber lautan (seperti minyak ikan), memberikan lebih banyak DHA kepada janinnya daripada mereka yang tidak mengonsumsi suplemen tersebut. 

Ibu hamil dan ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi omega-3 DHA sebanyak 300 mg setiap harinya.

Setelah persalinan, omega-3 juga digunakan dalam proses pembuatan ASI. Selain itu, konsumsi omega-3 yang tinggi ditemukan dapat mengurangi risiko alergi pada anak-anak. Omega-3 juga dipercaya dapat meningkatkan berat lahir bayi.

  • Zat besi

 

Zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah. Kekurangan zat besi selama hamil dapat menyebabkan ibu mengalami anemia dan rentan terkena komplikasi persalinan seperti perdarahan. 

Pada ibu menyusui, zat besi penting untuk memastikan ASI yang diproduksi kaya akan zat besi. Zat besi diperlukan untuk perkembangan otak dan pembentukan hormon, terutama hormon tiroid dan hormon pertumbuhan. 

Zat besi diperoleh dari daging merah, hati, sayuran hijau, dan suplemen penambah zat besi.

  • Asam folat

 

Zat gizi ini terutama diperlukan oleh ibu hamil pada trimester pertama. Asam folat dibutuhkan untuk mencegah cacat bawaan, yaitu defek tuba neuralis dan gangguan perkembangan otak lainnya.

Asam folat diperoleh dari sayuran hijau, telur, dan kacang-kacangan.

  • Kalsium

 

Kalsium juga sangat penting untuk ibu hamil dan menyusui. Bagi ibu hamil, kalsium diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi. Begitu pula dengan ibu menyusui, kalsium penting untuk menjaga agar tulang ibu dan bayi tetap baik. 

Sumber kalsium adalah susu dan produk olahannya, yaitu keju dan yoghurt.

Untuk memastikan nutrisi ibu hamil dan menyusui, suplemen multivitamin bisa dikonsumsi. Di antaranya adalah yang mengandung minyak ikan alami, asam folat, zat besi, serta vitamin dan mineral lainnya yang mampu menjaga kesehatan ibu dan perkembangan buah hati selama kehamilan dan masa menyusui.


Article & product discussion / comment